sejarah outbound

sebuah pengantar mengenai sejarah outbound : mengenal lebih dalam outbound di indonesia….

Percakapan di sebuah warung di kaliurang, yogyakarta

Saya : mbah, mesen coffemix kaliyan kopi abese satunggal nggih? (Nek, pesan coffemix sama kopi abc satu ya)

Mbah : oo nggih (oh iya)…..

Beberapa saat kemudian si mbah datang dengan membawakan pesanan kami.

Saya : maturnuwun mbah…. (terimakasih mbah)

Mbah : nggih…. adek saking pundi? Wonten acara nopo? (Iya, adek dari mana? Ada acara apa?

Saya : saking jogja mbah, wonten kegiatan teng panggon e pak herman.. (dari jogja mbah, ada kegiatan di tempatnya pak herman)

Mbah : woo AREBON nopo dek? (Woo, mo AREBON ya dek)

Saya dan teman sempat bingung maksudnya, akhirnya kami hanya mengucapkan “nggih mbah” sembari tersenyum…

Percakapan diatas adalah pengalaman yang saya alami sekitar tahun 2014, dan bertanya-tanya seandainya dulu sekolah Outward Bound Indonesia tidak didirikan pertama kali di Area Waduk Jatiluhur, Jabar, melainkan di kaliurang maka ada kemungkinan istilah yang dikenal oleh masyarakat luas bukanlah “outbound training”, tetapi “arebon training” hehe… peace…

Sebelum mengupas banyak hal mengenai “outbound” ada baiknya kita lihat dulu sejarah perkembangan hingga muncul istilah tersebut.

Diawali dengan tokoh bernama Kurt Matthias Robert Martin Hahn (pria kelahiran Berlin, 5 Juni 1886). Beliau adalah seorang pendidik dan juga founder beberapa sekolah (Salem,1914 dan Gordonstoun School, 1934) yang muncul karena bentuk sejarah outboundkeprihatinan atas situasi maupun akibat perang dunia I dan II terutama dampaknya pada generasi muda.

Perjuangannya untuk terus mengembangkan generasi muda mulai mengalami sedikit tantangan dikarenakan persoalan finansial yang kurang memadai terutama untuk operasional sekolah dan pengembangannya ke daerah-daerah lain.

Pada tahun 1941, Laurence Holt pemilik perusahaan kapal ekspedisi Blue Funnel, sedang mencari seseorang yang mampu melatih pelaut muda untuk mampu bertahan hidup dan lebih tangguh utamanya saat menghadapi situasi pelayaran di tengah konflik perang dunia. Mengetahui hal ini, Kurt Hahn meminta rekan kerja nya, James Hogan untuk menemui dan meyakinkan Laurence bahwa mereka mampu melatih para pelaut muda tersebut.

Melalui proses yang cukup lama akhirnya Laurence Holt menerima tawaran Kurt Hahn, dengan mengeluarkan biaya sebesar 1000 pounds dan fasilitas akomodasi. Selang 5 minggu sesudah keputusan tersebut, lahirlah sekolah Outward Bound pertama di area pantai Aberdovey (14 oktober 1941). Kata Outward Bound itu sendiri merupakan istilah di dunia pelayaran bagi kapal yang sudah mengangkat jangkar dan siap untuk keluar ke laut lepas.

Seiring perkembangan waktu, sekolah Outward Bound mulai berkembang di banyak negara. Tercatat sudah ada 33 negara yang Outward bound indonesiamengembangkan sekolah Outward Bound, salah satunya adalah di Indonesia. Dikarenakan setiap negara hanya boleh ada 1 lembaga yang memegang lisensi Outward Bound, kemudian berdirilah sekolah Outward Bound Indonesia pada tahun 1990, area waduk Jatiluhur, Puwakarta, Jawa Barat. Tokoh yang membawanya adalah Djoko Kusumawigdodo.

Lalu apa kaitannya dengan outbound? Kemungkinan besar dikarenakan efek kebiasaan atau kultur masyarakat lokal yang sulit melafalkan Outward Bound, akhirnya menyederhanakan kata tersebut dengan hanya mengambil bagian awal dan akhirnya saja, sehingga muncullah kata OUTBOUND. Penggunaan istilah ini pun (baca : outbound) semakin dikuatkan seiring dengan munculnya program Outbound Management Training, yang dicetuskan oleh Taufiq Bahauddin pada tahun 1992.

Begitu rekan-rekan sekedar berbagi cerita dan informasi mengenai sejarah outbound. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari dasar keilmuan utamanya pendidikan di alam terbuka.

Salam EL

 

Referensi :

  • https://rubrikbahasa.wordpress.com/2015/09/12/outbound/
  • The Genesis of Outward Bound. Anthony Richards (unduhan dari KurtHahn.org)
  • Modul orientasi anggota DPD AELI DIY
  • http://www.outwardbound.org/about-outward-bound/history/

Comments are closed.

Open chat
hubungi kami
hai salam kenal.....
outbound kaliurang siap membantu anda....